www.arahberita.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten baru saja meraih dua sertifikat internasional yang membuktikan kualitas layanan mereka. Sertifikat tersebut adalah Manajemen Mutu International Organization for Standardization (ISO) 9001 dan Manajemen Data Sistem Aplikasi ISO 27001, yang menjadi simbol komitmen PMI terhadap standar mutu dan keamanan informasi.
Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Muttaqien, menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras tim mereka. Dalam wawancara yang dilakukan di Tangerang, ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan donor darah demi kepuasan masyarakat.
Tidak hanya itu, Zainal juga menekankan bahwa keamanan data aplikasi donor darah sangatlah krusial. Dengan memiliki sertifikat ISO 27001, mereka menunjukkan komitmen untuk menjaga privasi dan keamanan informasi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
Proses dan Komitmen Yang Ditempuh PMI Kabupaten Tangerang
Pencapaian sertifikat ISO bukanlah suatu hal yang didapat dengan mudah. Zainal mengungkapkan bahwa sebelum mendapat pengakuan ini, PMI Kabupaten Tangerang menjalani proses penilaian yang ketat dari lembaga internasional. Proses ini termasuk surveilans dan verifikasi oleh Kementerian Kesehatan untuk memastikan bahwa UDD layak menerima sertifikat tersebut.
PMI Kabupaten Tangerang tidak hanya berusaha untuk mempertahankan sertifikat ISO 9001, tetapi juga berupaya memastikan keamanan sistem informasi dengan meraih ISO 27001. Langkah ini menunjukkan bahwa mereka memiliki pendekatan holistik terhadap manajemen mutu dan keamanan informasi.
Komitmen tersebut tidak hanya datang dari manajemen, tetapi juga melibatkan semua lapisan PMI, sehingga kualitas dan mutu layanan donor darah tetap terjaga. Hal ini mencerminkan kolaborasi yang baik di dalam organisasi.
Pentingnya Sertifikasi Bagi Layanan Kesehatan Donor Darah
Sertifikasi ISO memberikan dampak yang signifikan terhadap kepercayaan masyarakat terhadap PMI. Dengan adanya pengakuan dari lembaga internasional, masyarakat dapat lebih yakin bahwa layanan yang mereka terima memenuhi standar tinggi. Hal ini pada gilirannya dapat memberikan rasa aman bagi para pendonor dan penerima darah.
Kepala Bidang Pendidikan PMI Kabupaten Tangerang, DR. Memed Chumaidi, juga menyoroti makna dari pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa keberhasilan meraih sertifikat ini adalah pencapaian penting, terutama untuk Unit Transfusi Darah (UTD) dalam menjaga mutu pelayanan penyimpanan dan transfusi darah.
Dari aspek manajerial, sertifikat ISO 9001:2015 menegaskan aspek penting dalam sistem manajemen mutu, yang berfokus pada kepuasan pengguna dan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, ISO/IEC 27001:2022 memastikan bahwa informasi dan data yang berkaitan dengan donor darah serta layanan transfusi dikelola dengan aman dan terlindungi.
Kepuasan Masyarakat Sebagai Prioritas Utama PMI
Fokus pada kepuasan pendonor dan penerima darah akan menjadi prinsip dasar bagi PMI dalam memberikan layanan. Dengan adanya dua sertifikat ini, PMI Kabupaten Tangerang melangkah lebih jauh untuk menjamin bahwa setiap langkah dalam pengelolaan donor darah memenuhi harapan masyarakat. Ini adalah bagian dari dedikasi PMI untuk memberikan yang terbaik.
Seluruh tim UTD, menurut Memed, layak mendapatkan apresiasi atas kerja keras dan komitmen mereka dalam menjaga standar pelayanan. Dedikasi ini akan terus menjadi landasan bagi PMI Kabupaten Tangerang dalam mencapai visi dan misi organisasi mereka di masa depan.
Pencapaian sertifikat ISO juga menunjukkan bahwa PMI Kabupaten Tangerang siap untuk menghadapi tantangan yang ada dalam pelayanan kesehatan di masa mendatang. Mempertahankan standar tinggi dalam pelayanan adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.


