www.arahberita.id – Mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Fariando Rusmand, meninggal dunia pada malam hari, Jumat 5 September 2025. Kehilangannya menjadi berita duka bagi keluarga dan rekan-rekannya yang mengenalnya sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya di institusi hukum.
Fariando menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Berita ini membuat banyak orang terkejut dan berduka, terutama bagi kalangan yang dekat dengan almarhum.
Berita bahwa Fariando dilarikan ke rumah sakit disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Doni Saputra. Dalam percakapan melalui telepon, Doni mengungkapkan bahwa berita kepergian Fariando datang secara mendadak dan sangat mengejutkan bagi banyak orang.
Waktu Terakhir dan Perawatan di Rumah Sakit
Almarhum Fariando mendapatkan perawatan intensif setelah menjalani beberapa prosedur medis yang penting. Selama perawatan, keluarganya setiap saat mendampingi, menunjukkan kasih sayang dan dukungan yang kuat di saat-saat sulit. Namun, takdir berkata lain, dan pada malam itu, Tuhan memanggilnya pulang.
Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan Fariando telah dilakukan secara maksimal. Meskipun demikian, hasil yang diharapkan tidak dapat terpenuhi dan Fariando pun akhirnya meninggal dunia.
Rekan-rekannya di Kejaksaan Negeri merasakan kehilangan yang mendalam setelah mendengar berita ini. Mereka mengenang Fariando sebagai seorang profesional yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi dan komitmen terhadap tugas.
Perjalanan Hidup dan Dedikasi Fariando
Fariando Rusmand dikenal sebagai sosok yang tidak hanya memberikan perhatian khusus dalam pekerjaannya, tetapi juga dalam kehidupan sosialnya. Sebelum menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus, Fariando telah melalui berbagai tahap karier di institusi hukum dan berhasil menunjukkan integritasnya.
Sepanjang kariernya, Fariando terlibat dalam penanganan berbagai kasus penting yang menuntut ketelitian dan dedikasi tinggi. Ia dipercaya oleh banyak pihak dalam menjalankan tugas-tugas penting, serta menjalin kerjasama yang baik dengan instansi lain.
Keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus tersebut turut mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur penting di lingkungan Kejaksaan. Dedikasinya dalam menciptakan keadilan patut dicontoh oleh generasi penerusnya.
Penghormatan Terakhir dan Proses Pemakaman
Setelah meninggal dunia, jenazah Fariando rencananya akan disemayamkan di TPU Al Fajar yang terletak di daerah Lampung. Keluarganya telah berkoordinasi untuk memastikan bahwa segala sesuatunya berlangsung dengan baik dan lancar selama proses pemakaman.
Pada pagi hari setelah berita duka tersebut, jenazah sudah dibawa oleh keluarga ke rumah di Cluster Brentwood, Blok C.10 No.1, Citra Garden, Kota Bekasi. Disana, kerabat dan kolega telah berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Doni Saputra, dalam penyampaian terpisah, juga meminta doa dari semua pihak agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Ungkapan yang sederhana namun penuh makna ini tentunya sangat diharapkan oleh keluarga dan rekan-rekannya.
Momen pemakaman Fariando diharapkan menjadi tempat bagi banyak orang untuk mengenang jasa-jasanya selama ini. Banyak yang berharap agar semangatnya dalam menjalankan tugas bisa menginspirasi generasi mendatang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.


