www.arahberita.id – Dalam dunia pers yang senantiasa berkembang, kualitas wartawan dan pengujian kompetensi menjadi fokus utama untuk memastikan standardisasi. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menekankan pentingnya empat aspek program kerja yang harus diperhatikan dalam uji kompetensi wartawan (UKW). Hal ini dikemukakan oleh Aat Surya Syafaat, Direktur UKW PWI Pusat, yang menjelaskan bahwa peningkatan kualitas penguji adalah langkah pertama yang harus ditempuh.
Aat menegaskan bahwa pengetahuan para penguji harus diperbaharui secara berkala seiring dengan perkembangan dunia jurnalistik. Dia menambahkan bahwa penting untuk menghadirkan elemen “refreshing” dalam mata uji agar relevan dengan kebutuhan zaman.
Aspek kedua yang ditekankan adalah memberikan kesempatan menguji dengan adil, termasuk melibatkan wartawan daerah. Namun, dia menegaskan bahwa rekam jejak dan profesionalisme tetap menjadi kriteria utama yang harus diperhatikan dalam penentuan penguji.
Pentingnya Kualitas Penguji dalam Uji Kompetensi Wartawan
Selain itu, Aat Surya Syafaat juga menyebutkan bahwa ujian harus dilakukan tanpa memihak, artinya harus bebas dari unsur “like and dislike” terhadap peserta. Ini penting untuk menjaga objektivitas dalam penilaian dan dalam meningkatkan kredibilitas uji kompetensi.
Dalam konteks ini, tujuan UKW bukan hanya untuk menguji tetapi juga untuk meningkatkan kompetensi wartawan. Materi yang dikaji meliputi pengetahuan tentang media siber, Undang-Undang Pers, serta pedoman pemberitaan yang ramah terhadap anak dan disabilitas.
Untuk memperkuat lembaga dan profesi wartawan di tengah tantangan zaman, Aat menyatakan bahwa pengujian tidak boleh dianggap sebagai formalitas, melainkan sebagai langkah strategis untuk menjaga marwah profesi yang semakin tertekan oleh berbagai isu.
Peran Strategis UKW dalam Pengembangan Wartawan
Aat Surya Syafaat, yang memiliki pengalaman sebagai Kepala Biro Antara di New York, Amerika Serikat, diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam tata kelola UKW. Pengalamannya dalam industri jurnalistik akan memperkuat kapasitas lembaga ini untuk menjalankan tugasnya dengan integritas yang tinggi.
Pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas wartawan. Diharapkan, setiap wartawan tidak hanya paham tentang aturan, tetapi juga bisa memahami konteks yang lebih luas dalam pemberitaan mereka.
Dengan demikian, melalui UKW, wartawan akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tugas mereka dan bagaimana menjalankan profesi yang penuh tantangan ini dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan Pengukuhan dan Kehadiran Pejabat Terkait
Dalam acara pengukuhan pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Nasional, hadir berbagai pejabat penting, termasuk Menteri Komunikasi dan Digital. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas wartawan di Indonesia.
Pengukuhan tersebut tidak hanya merupakan sebuah seremoni, tetapi juga merupakan momentum untuk menegaskan komitmen terhadap peningkatan kualitas jurnalisme. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah dan organisasi wartawan memiliki tujuan yang sama dalam menjaga kredibilitas media.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama dengan Sekjen Zulmansyah Sekedang dan Ketua Dewan Kehormatan, Atas S. Depari, menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antara wartawan dan lembaga pemerintahan dalam menciptakan ekosistem media yang sehat.


