www.arahberita.id – Pemerintah Kota Tangerang baru saja menetapkan nama baru sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Penetapan ini merupakan hasil dari proses seleksi yang cukup panjang, di mana telah dimulai sejak pertengahan September 2025 dan diakhiri dengan penetapan yang resmi pada awal bulan November.
Rapat penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Tangerang yang menggarisbawahi pentingnya proses evaluasi dan seleksi guna mencari sosok yang paling tepat untuk memimpin PD Pasar. Nama Dedi Ochen menjadi sorotan karena dinilai memiliki latar belakang yang mumpuni serta hubungan yang erat dengan pengurus pemerintah setempat.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dikeluarkan, Dedi Ochen ditetapkan sebagai Direktur Utama untuk periode 2025-2030. Proses seleksi ini mengundang banyak perhatian, termasuk dari aktivis yang menginginkan transparansi dalam pemilihan pejabat publik.
Meski ditetapkannya Dedi Ochen sebagai Dirut PD Pasar menuai banyak reaksi dari kalangan masyarakat, sebagian besar publik di Tangerang menganggapnya sebagai langkah yang sudah diprediksi. Nama Ochen memang dikenal luas di kalangan politisi lokal, terutama karena kedekatannya dengan Wali Kota Sachrudin.
Dedi Ochen, yang juga dikenal sebagai pebisnis sukses, telah terlibat dalam berbagai bisnis, termasuk sebagai Direktur di CV. DISHA JAYA MOTOR di Tangerang. Kepiawaiannya dalam berbisnis diharapkan dapat membawa perubahan positif untuk pengelolaan pasar di Kota Tangerang.
Sebagai seorang aktivis, Akhwil mengungkapkan bahwa prediksi mengenai Dedi Ochen terpilih sudah beredar sebelum pengumuman resmi. “Ini adalah hasil dari kerja tim sukses yang solid,” ujarnya, menunjukkan adanya dinamika dalam proses pemilihan tersebut.
Nama Dedi Ochen bukanlah sosok baru dalam dunia politik dan pemerintahan setempat. Ia menjabat sebagai Ketua Harian di DPD Partai Golkar Kota Tangerang dan pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD, meskipun tidak berhasil meraih kursi dalam pemilihan sebelumnya. Tentu ini mengindikasikan bahwa Ochen memiliki pengalaman yang cukup dalam struktur organisasi publik.
Pasca pemilihan umum, meski nama Ochen tidak terdengar lagi di media, ia selalu menjadi bagian dari banyak isu terkait jabatan di perusahaan milik daerah. Selain Dedi Ochen, nama-nama seperti Zaki Ramli dan Hendri Zein, juga beredar dalam pembahasan mengenai posisi ini, menunjukkan adanya persaingan yang ketat.
Proses Seleksi yang Menarik Perhatian Publik
Proses rekrutmen untuk posisi Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang berjalan dengan banyak tahap, dimulai dengan pembukaan pendaftaran yang dilakukan pada tanggal 23 September 2025. Pengumuman ini mengundang minat dari banyak pihak, sehingga total sebelas peserta dinyatakan lulus tahap administrasi.
Selanjutnya, para peserta mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Oktober 2025. Hal ini menunjukkan upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk memilih calon yang benar-benar layak untuk menduduki jabatan penting ini.
Dari tahap tersebut, Tim Panitia Seleksi menyaring tiga calon yang akan mengikuti sesi wawancara pada tanggal 23 Oktober 2025. Wawancara ini diadakan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menunjukkan pentingnya keterlibatan pimpinan daerah dalam proses pemilihan ini.
Dalam situasi ini, berbagai isu beredar terkait proses seleksi, termasuk mengenai adanya tarik menarik antara Dedi Ochen dan calon lain. Namun, pendukung Dedi Ochen berargumen bahwa dia memiliki kualifikasi yang lebih baik untuk posisi ini, berdasarkan rekam jejak dan pengalamannya.
Kepastian terpilihnya Dedi Ochen sebagai Dirut akhirnya mengakhiri spekulasi yang beredar di masyarakat. Harapan publik adalah agar kehadiran Ochen di posisi ini dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas layanan publik di sektor pasar daerah.
Harapan Baru untuk PD Pasar dan Masyarakat Kota Tangerang
Ditunjuknya Dedi Ochen diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi perekonomian kota. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, diharapkan Dedi bisa mendorong pengembangan pasar yang lebih modern dan efisien.
Sejak ditetapkannya jabatan tersebut, respon masyarakat menunjukkan berbagai harapan baru. Banyak yang percaya bahwa kepemimpinan yang baik harus diimbangi dengan kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Dalam konteks ini, penting bagi Dedi Ochen untuk tidak hanya fokus pada deretan kebijakan, tetapi juga pada implementasi yang nyata agar bisa dirasakan oleh masyarakat. Tindakan nyata dan transparansi dalam pengelolaan pasar akan menentukan keberhasilan kepemimpinannya.
Melihat tantangan yang ada, Dedi Ochen diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, baik itu pelaku usaha, masyarakat, hingga pemerintah daerah lainnya. Dalam menjalankan tugasnya, dukungan dari berbagai elemen sangat penting untuk mencapai tujuan bersama.
Meski hingga saat ini, belum ada respon resmi dari Dedi Ochen setelah penetapannya, harapan masyarakat tetap tinggi agar sosok yang baru ini mampu membawa PD Pasar Kota Tangerang lebih baik dari sebelumnya. Setiap langkah yang diambil diharapkan mampu membawa perubahan yang bermanfaat.


