www.arahberita.id – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menekankan bahwa pemerintah kabupaten perlu mempelajari hasil reses yang telah dilaksanakan oleh anggota DPRD. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang lebih baik untuk tahun 2027.
Amir menyatakan pentingnya kolaborasi antara pemkab dan DPRD dalam mengumpulkan aspirasi masyarakat. Pertemuan ini berlangsung setelah Rapat Paripurna Laporan Reses II di Gedung DPRD Lebak, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam memahami kebutuhan daerah.
Dalam konteks tersebut, Amir menjelaskan bahwa Pemkab Lebak memiliki Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menjadi panduan utama. Selain itu, terdapat 15 rencana strategis yang perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat sejalan dengan tujuan pembangunan daerah.
Pentingnya Mengintegrasikan Aspirasi Masyarakat dalam Rencana Pemerintah
Proses integrasi antara aspirasi masyarakat dan rencana pemerintah menjadi sangat krusial dalam pencapaian tujuan pembangunan. Menurut Amir, jika aspirasi yang disampaikan anggota DPRD sesuai dengan RPJMD dan rencana strategis, maka aspirasi tersebut akan diprioritaskan.
Contohnya, usulan pembangunan ruas jalan Kopi-Sangiang, yang merupakan bagian dari jalan kabupaten yang rusak, dinilai sebagai prioritas. Di sisi lain, anggaran yang terbatas memaksa pemerintah untuk selektif dalam menanggapi berbagai usulan pembangunan.
Amir menjelaskan bahwa jika ada usulan yang di luar kewenangan Pemkab, maka usulan tersebut tidak mungkin dipenuhi. Ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman batasan kewenangan dalam proses pengembangan daerah.
Fokus Utama Pemkab dalam Membangun Infrastruktur Daerah
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemkab Lebak menetapkan fokus pada empat prioritas utama. Salah satunya adalah peningkatan infrastruktur jalan baik kabupaten maupun desa, yang menjadi tulang punggung dalam mobilitas masyarakat.
Ketahanan pangan menjadi fokus kedua, mengingat pentingnya menyediakan kebutuhan makanan bagi masyarakat. Dengan demikian, pemkab berupaya memastikan ketahanan pangan yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Pemerintah juga berupaya mengatasi kemiskinan ekstrem sebagai prioritas ketiga. Program-program yang dirancang diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat yang kurang beruntung.
Strategi Penataan Kota untuk Daya Tarik yang Lebih Baik
Amir juga menjelaskan bahwa penataan kota menjadi salah satu prioritas keempat pemerintah. Dengan penataan yang baik, diharapkan daerah bisa memiliki daya tarik lebih, baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan.
“Pembangunan infrastruktur juga mencakup penataan ruang kota,” ungkapnya. Ini menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan menarik untuk ditinggali.
Pemkab menyadari bahwa penataan kota yang efektif bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan menarik investasi dan wisatawan, pendapatan daerah juga akan meningkat, yang pada gilirannya membantu melaksanakan berbagai program pembangunan.


